Kamis, 21 Juli 2011

Dunia Lain dan Lain Dunia Di TV

artikelilmupsikologi.wordpress.com
Kapan ya persisnya aku mulai sering melihat hantu di TV? Aku lupa! Yang jelas, sampai hari ini mengenai makhluk yang katanya menghuni dunia lain itu, justru sering menghuni layar TVku. Ada yang berusaha memanggil makhluk itu supaya muncul, ada yang meniru-niru, ada yang berusaha menggambarkan sejelas mungkin, dan lain-lain deh... Padahal sudah jelas to, bahwa antara Dunia Lain itu, TV, dan pemirsa adalah lain dunia.

Bukannya saya tidak suka ataupun menganggap itu buruk. Namun, bukankah itu memaksa? Yang saya katakan memaksa adalah justru saya melihat dan berkaca pada diri saya sendiri. Pertama, saya adalah penakut. Dengan begitu saya terpaksa melihat, atau sekedar mendengar tentang dunia lain itu.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

di negara modern sekalipun, banyak orang yang percaya pada hantu. Film-film horror Hollywood atau dunia sihir dari Inggris macam Harry Potter, menjelas-tegaskan adanya dunia lain itu. Tetapi, nah ini dia, orang di negeri lain tidak mengeksplorasi dunia lain sebagai sesuatu yang katakanlah, bisa menakuti-nakuti atau membaca bencana macam teluh, santet, tenung, dll. Juga tidak membawa berkah. Dunia lain hanya dieksplorasi sebagai imajinasi untuk hiburan, sekalipun hiburan yang menakutkan.

Di kita, kenapa negeri ini susah maju, ya karena mengeksplorasi dunia lain sebagai pembalut keimanan dengan kata lain musyrik, dan sekaligus membunuh rasionalitas.